"Heart"sebuah benda ajaib yang ada pada organ tubuh setiap manusi,yang didalamnya buanyak menyimpan rahasia.yang tak akan pernah bisa bohong dan selalu peka dengan keadaan,yah...itulah Hati.Segumpal daging tanpa tulang merah kehitam2an yang merupakan satu bentuk karya Allah yang amat luar biasa...
"Naluri"yang selalu menjadi simpanan dalam hati manusia selalu memberikan warna yang berbeda.namun kadang naluri hanya bisa tersimpan saja dalam hati,dikarenakan mungkin ada beberapa faktor yang menjadikannya harus terhenti di situ.Apalagi "cinta"HAti tak akan pernah bisa berbohong akan hal itu.cinta kepada apapun maupun siapapun.perasaan yang rentan akan tawa juga duka ini dapat merubah keadaan manusia,semisal:ketika dia mencintai seseuatu dan tak bisa mendapatkannya maka jika hatinya tak terkontrol,yang timbul adalah kejahatan untuk mendapatkan keinginannya tersebut.sebab HATI dapat menginstruksikan seluru anggota bada kita pada saat kita begitu menginginkan sesuatu yang sangat kita dambakan(dan itulah orang2 yang tak bisa memanaj hatinya denganbaik).Namun,kadang ada juga beberapa orang yang bisa mengatur hati mereka dengan benar2 berhati-hati.Tidak grusa - grusu disaat mengerjakan sesuatu,juga bisa menjaga gejolak yang ada didalamnya dengan merefleksikan keinginan ke otak itu disaring lagi didalam otak.dan hanya orang-orang yang baik serta selalu menambatkan hatinya kepada Allah dan Islam sebelum melakukan pekerjaan.(dan itulah yang di sebut Qolbunsalim)
jadi,suatu perbuatan memanglah sungguh rentan dengan apa yang tertuliskan dalam hati,tinggal kitanya pintar2 mengatur hati saja.maka dari itu...jagalah hati,jangan kau nodai!!!
"wahai yang berkuasa membolak-balikan hati,tetapkan dan tambatkanlah hati ini kepada yang benar,selalu berada dalam keimanan dan ketaqwaan kepadaMu"
lillahirobbi,,,ampuni segala alpha ini........
Rabu, 20 Oktober 2010
Selasa, 17 November 2009
KIS
| بسم الله ا لر حمن ا لر حيم KIS BEFORE YOU KISS By Afifah Afra Kiss, mencium (baca: lawan jenis), boleh-boleh saja. Siapa yang melarang? Lebih dari sekedar kiss saja boleh. Ingat film BCG (Buruan Cium Gue)? Dalam film itu, si Masayu ngebet banget pengin dicium sama Henky Kurniawan. Lantas, mengapa film itu digugat beramai-ramai, dan bahkan dilarang beredar? Jawabnya, si Masayu belum menerapkan kaidah KIS sebelum dia minta KISS. Lho, apaan sih, KIS itu? KIS adalah: K : Kenali Dirimu I : Iman-Islam-Ihsan S : Shiratal Mustaqiem Intinya kamu baru boleh nge-kiss jika ke-3 hal itu sudah bisa kamu kuasai. Tapi tidak sembarang kiss, harus pakai perjanjian dulu sama yang bakal kamu kiss. Perjanjian itu adalah NIKAH. Kenali Dirimu Tak kenal maka tak sayang. Begitu kata pepatah. Mengenali siapa diri kita, akan membuat kita menjadi sayang kepada diri kita, sehingga kita tak akan menjerumuskan diri kepada jurang kehancuran. Aspek apa saja yang butuh kita kenali dari diri kita? Pertama adalah aspek fisik. Kita harus tahu, apa-apa saja yang akan bikin fisik kita fit, apa-apa saja yang akan bikin fisik kita berkurang ketahanannya, dan apa saja yang bikin fisik kita bakal sekarat. Narkoba, misalnya… bakal bikin otak kita rusak, karena akan menimbulkan gangguan pada sinyal penghantar syaraf (neurotransmitter) sel-sel syaraf otak, yang mengakibatkan gangguan mental dan perilaku. Lantas, apa hubungan kiss dengan fisik kita? Penjelasannya panjang! Ketika seseorang telah mengalami kematangan reproduksi, berarti dia sudah siap menjadi ayah atau ibu. Pada laki-laki, ditandai dengan 'mimpi basah' (ikhtilam), sedangkan pada perempuan ditandai dengan haid yang pertama (menarche). Pada kondisi ini, jika laki-laki dan perempuan berhubungan seksual, maka bisa terjadi kehamilan. Sekedar kiss, memang tidak akan membuat seorang perempuan hamil, tetapi, kiss akan menjadi penghantar menuju hubungan yang lebih intim lagi. Kiss adalah bentuk zina kulit yang akan menghantar kepada zina yang lebih besar lagi. Jadi, hati-hati dengan kiss! Kenal siapa kita, akan membuat kita tahu, apa potensi kita, sehingga kita akan bisa mengoptimalkannya. Jika kita telah merasa optimal, telah menjadi manusia 'utuh' secara jasad-akal-kalbu, maka kita juga tidak akan mau sembarangan di'kiss', apalagi oleh pasangan yang tidak setara dengan kita. Kita akan memiliki self esteem yang tinggi, yang membuat kita tidak mau 'dibeli' dengan harga murah. Mau nge-kiss saya? Nikahin dulu saya! Iman-Islam-Ihsan Trilogi I yang saya sebutkan tadi, adalah inti dari ajaran agama kita. Dijelaskan dalam sebuah hadist yang panjang (Hadist Arba'in no.2): Islam adalah "hendaklah kamu bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah, engkau mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, dan mengerjakan haji ke baitullah jika engkau mampu melakukannya." Sedangkan Iman, kata Rasulullah adalah: "Hendaklah engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitab-Nya, kepada utusan-utusan-Nya, kepada hari kiamat dan kepada takdir yang baik dan yang buruk." Lantas, apa itu Ihsan? Jawab Rasulullah: "engkau beribadah kepada Allah seakan-akan kamu melihat-Nya. Jika engkau tidak melihatnya, yakinlah bahwa Dia melihatmu." Sirathal Mustaqiem Setelah kamu tahu siapa dirimu, lantas mengikat dirimu dengan Islam-Iman-Ihsan, kamu juga kudu istiqomah di jalan yang lurus (sirathal mustaqiem), yaitu jalan orang-orang yang telah diberi nikmat atas mereka, bukan jalan orang-orang yang kau murkai (nasrani) dan bukan pula jalan mereka yang sesat (yahudi). Nah, Sobat… sebelum kamu nge-kiss, atau di-kiss, ingat dulu ya KIS tersebut di atas ya? Soalnya, ada kiss yang bisa mengantar kepada zina, namun juga ada kiss yang justru berpahala. Wallahu a'lam bish-showab. |
Jumat, 30 Oktober 2009
LABETING KARTIYASA
Labeting kartiyasa punikaAwit saking pambudayaning gita dursilaRinuwat kanthi mrihatini adrenging karsaNgubara lan ngumbara miyat dumununging kamitran.
Amangsuli prahara bebendu agengTan ginayuh hastaning mamilat brataWosing rasa kang ginubel graitoGraitaning karsa, dumununging cipta.
Tan ana angkaraTan ana rubedaTan ana dursilaTan ana tandang duraka.
Jejer anyarGagrak anyarTitah anyarJagad anyarSarwa gumebyarTan ana kang samarTansah suminarMagilar-magilarAnggelar tulusing nalar.
Budi pinilih, luhur angarih-arihMasa wurunga karsaning JatiHangesti drajading titahHawya miruda kang kinarsa ing AllahKabeh saka telenging jangkahKabeh awit gumelaring pratingkahKabeh ngemu tulusing ibadah.
Ngaminana marang donga kang pinujiKunjuk Ing Ngarsaning Maha JiHumangkaraHumangrasaHamungwat trikarsaHamungwing baskaraHamungwing jumantara.
Ngadep Rabbul NgalaminWelasing GustiIngkang Maha Sih.
Muliha, muliha, mulihaMuliha mring pancardriyaBalia mring panaraga.
Mawanti-wanti, angati-atiAja kongsi keri nunggang jung baitagung,Kang dinayung malaikat hambaruyungDipandhegani dening para nabiSinangga mring para wali.
Kinebakan jamna utamiMulyaning manusa jatiKang pinilih dening GustiKapilah saking ngalamipunAwit driyanira mung nyawiji,Kabeh kagungane Allah.
Mula aja nolehMula kudu manthengKatuta baitagungNyuwuna palilahe Hyang AgungAwit kuwi Kagunganipun.
Aja ninggal trapsilaAja nggugu kersaning pribadiAja dumeh wus katam kitabeNajan wus apal donganeNajan wus guntur sujudeNing durung kaparingan ridhaning Allah.
Mula dudu rapale, ning atineMula dudu wujude, ning lireMula dudu jlegere, ning makripate.
Poma, sindukara karaning ronsihSawunging swara sawang suwungGebyaring gebyur gambyong grambyanganRinakit, rinasa, rapita, retyakaning radya.
Jung, jung baitagungWus tinata ambaruyungLir grimis handaridisRe-rep pantiarsaning resepPindha tilasing atilas tulus.
Tlusurana sing tlatenAnggita gitaning suksmaAndungkap sunaring padhangNjingglang ngawang-awang.
Hamung sawiji kang kinanthiWahyuning Hyang Widhi,Kang pinuji-puji.Wus pupus barang kalire.
WAHDATULWUJUD
Wujuding wijil wahyuning wangsitWiyoto woting waskitha kang winasisJajaning janma jatining jasadJumujuging jaladara jantra jinajah.” Wujud keluarnya ilham” melalui orang yang mengerti yang terpelajar” dada manusia sejatinya jasad” menuju ke alam jajahan
Amrih amining amarantiAmina mastani mantra mastadiSamudananing samudra samunSesongaran sasat susantiningrum.” supaya perkataanya merata” boleh dikatakan mantra mastadi” berkedok berlindung di samudra ( mungkin mengatasnamakan kekuatan mayoritas)” sombong/ugal ugalan menjadi pedomannya
Mungguh asmaning mung kanggo mupusDipeh prana nalika daruna dumatengTebining dhandhaka anyatraniLubering ludira anebaki daruni.” namanya hanya untuk meredam” cuma pas bisa melihat waktu kesedihan datang” luasnya “dhandhaka” menyertai” lubernya darah memenuhi hati/kesedihan
Najan hamung kinanthi sih utamiAwit diniyati tan kenging rinuyit,Anggraitaa murih wekasanipun jrihMuncrat handalidir mring bantala.” walau hanya dengan kasih sayang” sudah diniyati sebagai pegangan” merasalah supaya akhirnya takut” menyembur membasahi/mengaliri bumi(sujud syukur)
Tiba grahaning Hyang SuksmaMemitri awit saking nggeniraNjangkah tan angoncatiTibaning Rohul Kudus amrih miranti.” tiba ke tempat Hyang Suksma” melihat karena keteguhanmu” yang berjalan tanpa meninggalkanNya” keluarnya “rohul kudus” supaya dapat berguna
Jinantra ontran-ontran kang amurwatMurwating angkara murkaNabrak, nunjang, ngobok-obokNggelar kadurjananNgobrak-abrik tatananSalang-tunjangGede-cilik tanpa wirang.” pada jaman kerusuhan yang tak lazim” lazimnya angkara murka” sengaja menabrak, menggeser, mengobok obok(tatanan)” mengadakan hal hal yang bertentangan dengan adat (maling,jambret dsb)” mngorak abrik tatanan yang berlaku (hukum adat)” berebutan” tua muda tak punya malu
Ana jalma mimba GustiNgaku Allah sinarawediNgendi ana titah padha karo GustiKadunungan iblis pinasthi.” ada manusia mengaku aku Tuhan” dan mengaku sodara Allah” mana ada manusia(ciptaan) mengaku sama dengan Tuhan” dapat dipastikan itu iblis/setan
Manunggal kuwi ‘ra teges samiHamung celak raket ring GustiHamung Allah kang pinuji-pujiYa mung jalma najan wali.” bersatu bukan berarti sama” hanya dekat dengan Tuhan” hanya Tuhan Allah yang patut disembah” semua hanya manusia walau wali sekalipun
Nyuwun ngapura mring Hyang WidhiWani nranyak mring Malikul’alamWus madhani Sing Gawe UripDudu kuwi wahdatulwujud.” minta ampunan kepada Tuhan” karena berani kepada sang Pencipta Alam” sudah menyamakan diri dengan Tuhan” bukan itu arti wahdatulwujud
Sing bener kuwi ya mung aran titahOra samar angambrah-ambrahAja nerak hukume lumrahKawistra ora narimah.” yang benar itu cuma dapat disebut hamba” yang tidak kuatir yang berlebihan” jangan melanggar hukum alam” nanti akan terlihat tidak bersyukur
Duh Gusti Kang Maha LestariMugi kersa paring lubering pangastutiKang samya memesu ring karsaning GustiNajan sasarsusur yekti.” ya Tuhan yang Maha Langgeng/tak pernah mati” smoga sudi memberi limpahan Rahmat” kepada orang yang mendekatkan diri melaksanakan kehendakMu” walau masih banyak salah dalam menjalaninya
WAHDATULWUJUD
Wujuding wijil wahyuning wangsitWiyoto woting waskitha kang winasisJajaning janma jatining jasadJumujuging jaladara jantra jinajah.Amrih amining amarantiAmina mastani mantra mastadiSamudananing samudra samunSesongaran sasat susantiningrum.Mungguh asmaning mung kanggo mupusDipeh prana nalika daruna dumatengTebining dhandhaka anyatraniLubering ludira anebaki daruni.Najan hamung kinanthi sih utamiAwit diniyati tan kenging rinuyit,Anggraitaa murih wekasanipun jrihMuncrat handalidir mring bantala.Tiba grahaning Hyang SuksmaMemitri awit saking nggeniraNjangkah tan angoncatiTibaning Rohul Kudus amrih miranti.Jinantra ontran-ontran kang amurwatMurwating angkara murkaNabrak, nunjang, ngobok-obokNggelar kadurjananNgobrak-abrik tatananSalang-tunjangGede-cilik tanpa wirang.Ana jalma mimba GustiNgaku Allah sinarawediNgendi ana titah padha karo GustiKadunungan iblis pinasthi.Manunggal kuwi ‘ra teges samiHamung celak raket ring GustiHamung Allah kang pinuji-pujiYa mung jalma najan wali.Nyuwun ngapura mring Hyang WidhiWani nranyak mring Malikul’alamWus madhani Sing Gawe UripDudu kuwi wahdatulwujud.Sing bener kuwi ya mung aran titahOra samar angambrah-ambrahAja nerak hukume lumrahKawistra ora narimah.Duh Gusti Kang Maha LestariMugi kersa paring lubering pangastutiKang samya memesu ring karsaning GustiNajan sasarsusur yekti.
Rabu, 28 Oktober 2009
tenses
Kalimat Negatif Past Tense
Sesuai rumusnya: S + did + not + V1
Perhatikan dengan seksama, Kata kerjanya berubah lagi menjadi bentuk pertama (V1). Lalu kata kerja bentuk past-nya kemana? Pindah ke DID nya itu. Tadi kan diatas sudah saya bilang:
V1 -V2 – V3: Do – Did – Done
Jadi kita pakai “Did”. Karena negatif maka tambah “Not”. Jadi Did Not! hehe..
Kalimat positif tadi, kita jadikan negatif:
-I saw her standing there
Menjadi: I did not see her standing there
Kalimat Tanya Past Tense
Positif: My Father bought this car last yearTanya: Did My Father BUY this car last year
Past Continuous Tense
digunakan untuk menyatakan peristiwa yang SEDANG TERJADI juga, tetapi sedang terjadi sekarang, melainkan sedang terjadi tetapi DULU, tetapi sudah lewat.
Rumus Past Continuous Tenseperubahan dan pasangan TO BE nya ya.
Positif: S + was/were + Ving
Negatif: S + was/were + NOT + Ving
Tanya: Was/Were + S + Ving
Contohnya:
I was sleeing when my friend come to my house yesterday
Tobe: is, am berubah menjadi WAS
Tobe: are berubah menajdi WERE
Kalimat Negatif Untuk Past Continuous Tense
rumusnya: S + was/were + NOT + Ving.I was NOT writing …
- Joko was NOT sleeping …
Kalimat Tanya Past Continuous Tense
tinggal TOBE nya (was atau were) di depan. Berikut ini dari contoh diatas akan menjadi:- Was I writing ….?
Past Perfect Tensemirip dengan Present Perfect Tense hanya saja beda di waktunya saja. Nah PAST Perfect Tense adalah bentuk lampau (Past) dari Present Perfect Tense itu, makanya disebut Past Perfect Tense, sama-sama Perfectnya
Rumus Past Perfect TenseContoh kalimatnya:
Positif: S + had + V3
Negatif: S + had + not + V3
Tanya: Had + S + V3
-I had gone When He arrived at my home
-I had not studied hard, so I didn’t make good result
-Had You told me …?
Rabu, 14 Oktober 2009
BERTAUBATLAH!!!
Iman tak akan selamanya berada dipuncak ketaatan,selalu terlihat indah dan mengharukan karena keteduhan hati yang diliputi ketaatan kepada Allah.pasti saja akan selalu ada cobaan yanng datang menghampiri,ada saja onak dan duri yang mengganggu.ibarat air laut kadang pasang dan surut.
Akan tetapi kita harus sebisa mungkin menjaga kadar keimanan kita agar selalu istiqomah berada dijalan ketaatan,agar terhindar dari kemaksiatan yang berlebihan. Memang untuk menjaganya sangat sulit dan bahkan godaan selalu datang,disini ada sebuah kisah,semoga bisa menjadi perenungan bagi kita semua
Ini adalah kisah seorang wanita,yang dalam hidupnya selama ini selalu mengalami pasang surut keimanan di telaga hatinya,sejak kecil dia sudah pandai dalam bidang pendidikan dan keagamaan,diapun juga berbakat dalam organisasi,sejak kecil pula dia sudah mengikuti organisasi bocah-bocah dikampungnya,namun sayangnya hatinya sangat mudah sekali terombang-ambing dan gampang terbujuk rayu syaiton.saat masa SMPnya dia juga masih berprestasi,namun karena tercampur dengan pergaulan yg sak-sake diapun akhirnya ikut terjerembab dalam pergaulan bebas,namun juga kejadian itu nggak terjadi lama,satu tahun berlalu,diapun mendapat pencerahan iman kembali dan akhirnya dia memutuskan unuk meninggalkan dunianya tersebut,meski resiko dibenci teman-teman nakalnya tapi dia sudah bertekad.akan tetapi taubatnya juga tidak taubatan nasuha,nggak sampe setengah tahunan,dia kenal sama seorang lelaki,mereka lalu jatuh cinta dan mereka pun pacaran alakadarnya remaja-remaja lain,meski tidak banyak berbuat maksiat tapi dia menggunakan waktu hanya untuk hal-hal yang tidak begitu penting,seperti sebelumnya juga kemaksiatan itu juga tidak berlangsung lama,dia kmbali mendapat sebuah petunjuk dari seorang teman yg menjelaskan kpdnya kalau pacaran itu g ada manfaate,mendenarnya lau dia mencoba meresapi kata2 tersebut dan akhirnya dia mengambil keputusan untuk menyudahi hubungan yang belum halal tersebut,meski pedih namun dia tetap berusaha,taubatannya ini berlangsung cukup lama,apalagi dia telah beranjak SMA,dan sekolahnyapun di yayasan Islam.jadi kekuatan keimanan itu lebih terjaga.dia berdalih agar dirinya tidak kembali lagi dalam jalan-jalan maksiat,tapi apa daya setelah waktu berjalan dua tahunan,dia tak bisa menjaga hatinya kembali tergoda dengan cinta kpd lawan jenisnya,dia tak bisa menahannya dan akhirnya dia kembali menjalin hubungan asmara,meski awal hubungan tersebut hanya sebatas sms dan telpun karena long distanc tapi.....setelah mereka bertemu,kemaksiatanpun tidak dapat terelakkan,dia bermaksiat dengan lelaki yang dicintainya tsb yg jelas-jelas hubungan tersebut masih diharamkan,dan lelaki itupun jauh dari ciri-ciri seorang ikhwan sejati(jelas!kalau ikhwan pastikan lebih bisa menjaga)nafsu telah membelenggunga,dan lagi-lagi imannya tergoncang,bahkan lebih dahsyat.dosa besar telah dilakukannya.na'udzubillah!!! setelah bermaksiat dia malah menambah kemaksiatan lain.akan tetapi seiring berjalannya hari,gadis tersebut mulai berfikr kembali tentang apa yg telah dilakukannya sambil membandingkan amal-amal yg tlh terkumpul ternyata terbuang sia-sia,sejak itu dia memutuskan untuk menyudahi hubungan nan laknat tersebut.jelas dia mengakirinya sebab ortu nggak setuju,dia hanyalah pemuda yang nggak sesuai kriteria ikhwan santrinan,amalnya pasti akan sia-sia jika masih dilanjutkan dan hidupnya pasti lebih distruktif,yah....dia benar-benar memutus hubungan tersebut.setelah itu hari-harinya selalu diisi dengan kebimbangan,ingin kembali kejalan Allah tapi dia takut Allah sudah membencinya,tapi kaau masih bermaksiat dan nggak mencoba untuk berbenah diri malah tambah dosa lagi,dilemapun selalu neronta hatinya.tapi,seiring waktu berjalan dia mulai berfikir konstruktif"kalau aku masih tetap seperti ini,apa yang akan aku dapatkan?apa Allah bisa memaafkan begitu saja?yah....aq akan berusaha kembali lagi kejalanNya" setelah itulah dia mulai berbenah diri lagi,mencoba menata hati yang dulu tlah teracak-acak kejahatan,mengumpulkan puing-puing iman yang dulu telah rapuh dan jatuh,dan saat ini dia kembali beibadah kpd Allah dgn baik,banyak melakukan kegiatan mulia,mengikuti berbagai organisasi,dan sering mengikuti taklim.hidupnya jadi lebih bermakna,namun di dalam hatinya dia masih merasa bersalah,sa........ngat bersalah.Kepada Allah,keluarga dan masyarakat.keluarga dan masyarakat sampe sekarang mungkin masih menganggapnya gadis baik-baik,namun dia dan Allah tau bahwa kenyataannya dia pernah sangat berkedudukan HINA sbg manusia.semoga ini menjadi taubatannasuha,taubat yang terakhir bagi dirinya.wallahu'alam
Nah,....gimana setelah membaca sepenggal kisah nyata di atas,emang sulit kan menjada keimanan.yang tadinya sangat amat shoihah bisa sja menjadi bermaksiat,begitu pula yang awalnya bermaksiat bisa jadi sholihah,yang penting kita harus istiqomah dalam beribadah kepada Allah,mencoba berfikir positif dan konstruktif,ada kalanya kita terjebak dalam kemaksiatan tapi mencobalah untuk segera kembali bertaubat kepada Allah,sebab Dialah maha segalanya,Dia maha luas maafnya.segera kembalilah!sebelum maut menjemput,harapan itu masih ada,pintu masih terbuka.
pokoke make a better place for you and for me.where is better place???tak lain hanyalah SURGA.semoga kita bisa menjadi bagian di dalamnya,Amin..............
By:I_ND@H
Akan tetapi kita harus sebisa mungkin menjaga kadar keimanan kita agar selalu istiqomah berada dijalan ketaatan,agar terhindar dari kemaksiatan yang berlebihan. Memang untuk menjaganya sangat sulit dan bahkan godaan selalu datang,disini ada sebuah kisah,semoga bisa menjadi perenungan bagi kita semua
Ini adalah kisah seorang wanita,yang dalam hidupnya selama ini selalu mengalami pasang surut keimanan di telaga hatinya,sejak kecil dia sudah pandai dalam bidang pendidikan dan keagamaan,diapun juga berbakat dalam organisasi,sejak kecil pula dia sudah mengikuti organisasi bocah-bocah dikampungnya,namun sayangnya hatinya sangat mudah sekali terombang-ambing dan gampang terbujuk rayu syaiton.saat masa SMPnya dia juga masih berprestasi,namun karena tercampur dengan pergaulan yg sak-sake diapun akhirnya ikut terjerembab dalam pergaulan bebas,namun juga kejadian itu nggak terjadi lama,satu tahun berlalu,diapun mendapat pencerahan iman kembali dan akhirnya dia memutuskan unuk meninggalkan dunianya tersebut,meski resiko dibenci teman-teman nakalnya tapi dia sudah bertekad.akan tetapi taubatnya juga tidak taubatan nasuha,nggak sampe setengah tahunan,dia kenal sama seorang lelaki,mereka lalu jatuh cinta dan mereka pun pacaran alakadarnya remaja-remaja lain,meski tidak banyak berbuat maksiat tapi dia menggunakan waktu hanya untuk hal-hal yang tidak begitu penting,seperti sebelumnya juga kemaksiatan itu juga tidak berlangsung lama,dia kmbali mendapat sebuah petunjuk dari seorang teman yg menjelaskan kpdnya kalau pacaran itu g ada manfaate,mendenarnya lau dia mencoba meresapi kata2 tersebut dan akhirnya dia mengambil keputusan untuk menyudahi hubungan yang belum halal tersebut,meski pedih namun dia tetap berusaha,taubatannya ini berlangsung cukup lama,apalagi dia telah beranjak SMA,dan sekolahnyapun di yayasan Islam.jadi kekuatan keimanan itu lebih terjaga.dia berdalih agar dirinya tidak kembali lagi dalam jalan-jalan maksiat,tapi apa daya setelah waktu berjalan dua tahunan,dia tak bisa menjaga hatinya kembali tergoda dengan cinta kpd lawan jenisnya,dia tak bisa menahannya dan akhirnya dia kembali menjalin hubungan asmara,meski awal hubungan tersebut hanya sebatas sms dan telpun karena long distanc tapi.....setelah mereka bertemu,kemaksiatanpun tidak dapat terelakkan,dia bermaksiat dengan lelaki yang dicintainya tsb yg jelas-jelas hubungan tersebut masih diharamkan,dan lelaki itupun jauh dari ciri-ciri seorang ikhwan sejati(jelas!kalau ikhwan pastikan lebih bisa menjaga)nafsu telah membelenggunga,dan lagi-lagi imannya tergoncang,bahkan lebih dahsyat.dosa besar telah dilakukannya.na'udzubillah!!! setelah bermaksiat dia malah menambah kemaksiatan lain.akan tetapi seiring berjalannya hari,gadis tersebut mulai berfikr kembali tentang apa yg telah dilakukannya sambil membandingkan amal-amal yg tlh terkumpul ternyata terbuang sia-sia,sejak itu dia memutuskan untuk menyudahi hubungan nan laknat tersebut.jelas dia mengakirinya sebab ortu nggak setuju,dia hanyalah pemuda yang nggak sesuai kriteria ikhwan santrinan,amalnya pasti akan sia-sia jika masih dilanjutkan dan hidupnya pasti lebih distruktif,yah....dia benar-benar memutus hubungan tersebut.setelah itu hari-harinya selalu diisi dengan kebimbangan,ingin kembali kejalan Allah tapi dia takut Allah sudah membencinya,tapi kaau masih bermaksiat dan nggak mencoba untuk berbenah diri malah tambah dosa lagi,dilemapun selalu neronta hatinya.tapi,seiring waktu berjalan dia mulai berfikir konstruktif"kalau aku masih tetap seperti ini,apa yang akan aku dapatkan?apa Allah bisa memaafkan begitu saja?yah....aq akan berusaha kembali lagi kejalanNya" setelah itulah dia mulai berbenah diri lagi,mencoba menata hati yang dulu tlah teracak-acak kejahatan,mengumpulkan puing-puing iman yang dulu telah rapuh dan jatuh,dan saat ini dia kembali beibadah kpd Allah dgn baik,banyak melakukan kegiatan mulia,mengikuti berbagai organisasi,dan sering mengikuti taklim.hidupnya jadi lebih bermakna,namun di dalam hatinya dia masih merasa bersalah,sa........ngat bersalah.Kepada Allah,keluarga dan masyarakat.keluarga dan masyarakat sampe sekarang mungkin masih menganggapnya gadis baik-baik,namun dia dan Allah tau bahwa kenyataannya dia pernah sangat berkedudukan HINA sbg manusia.semoga ini menjadi taubatannasuha,taubat yang terakhir bagi dirinya.wallahu'alam
Nah,....gimana setelah membaca sepenggal kisah nyata di atas,emang sulit kan menjada keimanan.yang tadinya sangat amat shoihah bisa sja menjadi bermaksiat,begitu pula yang awalnya bermaksiat bisa jadi sholihah,yang penting kita harus istiqomah dalam beribadah kepada Allah,mencoba berfikir positif dan konstruktif,ada kalanya kita terjebak dalam kemaksiatan tapi mencobalah untuk segera kembali bertaubat kepada Allah,sebab Dialah maha segalanya,Dia maha luas maafnya.segera kembalilah!sebelum maut menjemput,harapan itu masih ada,pintu masih terbuka.
pokoke make a better place for you and for me.where is better place???tak lain hanyalah SURGA.semoga kita bisa menjadi bagian di dalamnya,Amin..............
By:I_ND@H
Jumat, 02 Oktober 2009
ya Allah!aku ingin kembali.........
pernahkah kita berpikir sebagai manusia untuk melakukan hal2 mustahil seperti menghitung kedipan mata dalam sehari,menghitung hirupan oksigen,menghitung tetesan hujan,menimbang amalan baik dan buruk yang pernah kita lakukan???mungkin didunia ni bisa dihitung orang2 yang melakukan hal tersebut.subhanallah!!!ternyata allah tu maha pemurah sekali ya???coba kedipan mata,udara yg kita hirup,hujan yang turun itu harus dibeli,mungkin kita nggak akan sanggup.
tapi........sering sekali kita lalai mensyukuri nikmat yang luar biasa itu,menyepelekan segala sesuatu yg dianggap sepele tapi fungsinya utama bagi kita.astaghfirullah!betapa hinanya kita yah???
semoga kita semua bisa lebih sadar diri,lebih mensyukuri nikmat yg telah diberikann Allah yg luar biasa ini,menerima kenyataan hidup dengan ikhlas,sabar dalam menghadapi cobaan,serta selalu berjuang dijalan Allah.for me and for all...............
Langganan:
Postingan (Atom)